Agar Blog Ini Dapat Berkembang Tolong Diclik Iklan Dibawa Ini

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

16 Februari 2011

Misteri Jam Gadang Di Sumatera Barat

Jam Gadang adalah landmark kota Bukittinggi dan provinsi Sumatra Barat di Indonesia. Simbol khas Sumatera Barat ini pun memiliki cerita dan keunikan karena usianya yang sudah puluhan tahun. Jam Gadang dibangun pada tahun 1926 oleh arsitek Yazin dan Sutan Gigi Ameh. Peletakan batu pertama jam ini dilakukan putra pertama Rook Maker yang saat itu masih berumur 6 tahun. Jam ini merupakan hadiah dari Ratu Belanda kepada Controleur (Sekretaris Kota).

Simbol khas Bukittinggi dan Sumatera Barat ini memiliki cerita dan keunikan dalam perjalanan sejarahnya. Hal tersebut dapat ditelusuri dari ornamen pada Jam Gadang. Pada masa penjajahan Belanda, ornamen jam ini berbentuk bulat dan di atasnya berdiri patung ayam jantan.

Pada masa penjajahan Jepang , ornamen jam berubah menjadi klenteng. Sedangkan pada masa setelah kemerdekaan, bentuknya ornamennya kembali berubah dengan bentuk gonjong rumah adat Minangkabau .

Angka-angka pada jam tersebut juga memiliki keunikan. Angka empat pada angka Romawi biasanya tertulis dengan IV, namun di Jam Gadang tertera dengan IIII.

Dari menara Jam Gadang, para wisatawan bisa melihat panorama kota Bukittinggi yang terdiri dari bukit, lembah dan bangunan berjejer di tengah kota yang sayang untuk dilewatkan.

Saat dibangun biaya seluruhnya mencapai 3.000 Gulden dengan penyesuaian dan renovasi dari waktu ke waktu. Saat jaman Belanda dan pertama kali dibangun atapnya berbentuk bulat dan diatasnya berdiri patung ayam jantan.

Sedangkan saat masa jepang berubah lagi dengan berbentuk klenteng dan ketika Indonesia Merdeka berubah menjadi rumah adat Minangkabau.

Setiap hari ratusan warga berusaha di lokasi Jam Gadang. Ada yang menjadi fotografer amatiran, ada yang berjualan balon, bahkan mencari muatan oto (kendaraan umum) untuk dibawa ke lokasi wisata lainnya di Bukittinggi.

Untuk mencapai lokasi ini, para wisatawan dapat menggunakan jalur darat. Dari kota Padang ke Bukittinggi, perjalanan dapat ditempuh selama lebih kurang 2 jam perjalanan menggunakan angkutan umum. Setelah sampai di kota Bukittinggi, perjalanan bisa dilanjutkan dengan menggunakan angkutan kota ke lokasi Jam Gadang.

Lebih Jauh Tentang Jam Gadang:

Sepintas, mungkin tidak ada keanehan pada bangunan jam setinggi 26 meter tersebut. Apalagi jika diperhatikan bentuknya, karena Jam Gadang hanya berwujud bulat dengan diameter 80 sentimeter, di topang basement
dasar seukuran 13 x 4 meter, ibarat sebuah tugu atau monumen. Oleh karena ukuran jam yang lain dari kebiasaan ini, maka sangat cocok dengan sebutan Jam Gadang yang berarti jam besar.

Bahkan tidak ada hal yang aneh ketika melihat angka Romawi di Jam Gadang. Tapi coba lebih teliti lagi pada angka Romawi keempat. Terlihat ada sesuatu yang tampaknya menyimpang dari pakem. Mestinya, menulis angka Romawi empat dengan simbol IV. Tapi di Jam Gadang malah dibuat menjadi angka satu yang berjajar empat buah (IIII). Penulisan yang diluar patron angka romawi tersebut hingga saat ini masih diliputi misteri.

Tapi uniknya, keganjilan pada penulisan angka tersebut malah membuat Jam Gadang menjadi lebih “menantang” dan menggugah tanda tanya setiap orang yang (kebetulan) mengetahuinya dan memperhatikannya. Bahkan uniknya lagi, kadang muncul pertanyaan apakah ini sebuah patron lama dan kuno atau kesalahan serta atau atau yang
lainnya. Dari beragam informasi ditengah masyarakat, angka empat aneh tersebut ada yang mengartikan sebagai penunjuk jumlah korban yang menjadi tumbal ketika pembangunan. Atau ada pula yang mengartikan, empat orang tukang pekerja bangunan pembuatan Jam Gadang meninggal setelah jam tersebut selesai. Masuk akal juga, karena jam tersebut diantaranya dibuat dari bahan semen putih dicampur putih telur.

Jika dikaji apabila terdapat kesalahan membuat angka IV, tentu masih ada kemungkinan dari deretan daftar misteri. Tapi setidaknya hal ini tampaknya perlu dikesampingkan.
Sebagai jam hadiah dari Ratu Belanda kepada controleur (sekretaris kota), dan dibuat ahli jam negeri Paman Sam Amerika, kemungkinan kekeliruan sangat kecil. Tapi biarkan saja misteri tersebut dengan berbagai kerahasiaannya.

Namun yang patut diketahui lagi, mesin Jam Gadang diyakini juga hanya ada dua di dunia. Kembarannya tentu saja yang saat ini terpasang di Big Ben, Inggris. Mesin yang bekerja secara manual tersebut oleh pembuatnya, Forman (seorang bangsawan terkenal) diberi nama Brixlion.

Sekarang balik lagi ke angka Romawi empat, apakah pembuatan angka empat yang aneh itu disengaja oleh pembuatnya, juga tidak ada yang tahu. Tapi yang juga patut dicatat, bahwa Jam Gadang ini peletakan batu pertamanya dilakukan oleh seorang anak berusia enam tahun, putra
pertama Rook Maker yang menjabat controleur Belanda di Bukittinggi ketika itu.

Ketika masih dalam masa penjajahan Belanda, bagian puncak Jam Gadang terpasang dengan megahnya patung seekor ayam jantan. Namun saat Belanda kalah dan terjadi pergantian kolonialis di Indonesia kepada Jepang, bagian atas tersebut diganti dengan bentuk klenteng. Lebih jauh lagi ketika masa kemerdekaan, bagian atas klenteng diturunkan diganti gaya atap bagonjong rumah adat Minangkabau.

Gila 80 Persen Anak Indonesia Pikirannya Negatif

Hasil survei Pusat Inteligensia Kesehatan Kementerian Kesehatan menyatakan, mayoritas anak Indonesia berpikiran negatif yang dikategorikan sebagai pola pikir tidak sehat. “Sebanyak 80 persen dari 3.000 responden menggambarkan cara berpikir negatif atau mental block. Ini adalah bentuk kegagalan pertumbuhan otak dari kecil,” kata Kepala Subbidang Pemeliharaan dan Peningkatan Kemampuan Inteligensia Anak Kemenkes Gunawan Bam seusai temu media di Gedung Kemenkes, Jakarta.

Pusat Inteligensia Kesehatan melakukan survei terhadap anak sekolah, dari tingkat SD hingga SMA, untuk mengetahui kondisi perkembangan otak anak Indonesia. Kondisi pikiran yang serba negatif itu, ujar Gunawan, sebagai salah satu akibat dari “keracunan otak” akibat ulah orangtuanya. “Kondisi yang tidak kondusif. Orangtua pemarah bisa berpengaruh langsung ke kondisi kesehatan otak anak,” katanya.
Ia mencontohkan, jika orangtua berbohong atau marah kepada anak, hal itu dapat menyebabkan otak anak menjadi menyusut. Kondisi semacam itu, jika diteruskan, akan mencegah terjadinya pertumbuhan otak normal. “Ini adalah bentuk kegagalan dari kecil. Sama seperti anak tidak matang dalam merasa, meraba, melihat,” ujar Gunawan. Namun, ia mengatakan, hal itu bukannya tidak dapat diperbaiki. Beberapa perbaikan sensomotorik dapat dilakukan untuk kembali meningkatkan kesehatan dan perkembangan otak.
Kemenkes juga akan melakukan brain assessment kepada pegawai pemerintahan bekerja sama dengan Kementerian Aparatur Negara. “Mudah-mudahan tahun ini akan kita mulai. Paling tidak akan kita awali tahun ini,” kata Kepala Pusat Inteligensia Kesehatan Kemenkes dr Kemas M Akib Aman, SpR, MARS. Tiga instrumen yang diamati dalam brain assessment itu adalah neuro-behaviour, psikologi dan psikiatri.
Metode yang dikembangkan Pusat Inteligensia Kesehatan ini telah divalidasi pada sejumlah responden di sembilan provinsi, yaitu Sumatera Barat, Nanggroe Aceh Darussalam, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Maluku, dan Nusa Tenggara Barat.

Presiden Mesir Hosni Mubarak Sakit Keras

Akibat mendapatkan tekanan psikis terus-menerus, presiden terguling Hosni Mubarak tidak sadarkan diri. Sejumlah surat kabar Mesir mewartakan, Selasa (15/2), Mubarak mengalami depresi. Namun, mantan pemimpin Mesir yang berkuasa selama 30 tahun ini menolak untuk minum obat dan pingsan berulang kali. Beberapa dokter dan ambulans terlihat berada di depan kediaman Mubarak di Sharm el-Sheikh, Mesir. "Mubarak sedang tidak sehat. Bahkan, keadaannya sangat buruk," ungkap salah seorang penjaga keamanan di rumahnya.

Berdasarkan laporan, Mubarak mengalami stres berat selama 24 jam terakhir. Selain mengalami masalah dengan kedudukannya, Mubarak juga terlibat pertengkaran dengan anak laki-lakinya. Mubarak menuduh Gamal telah menghancurkan nama baik dan sejarahnya selama berkuasa 30 tahun di Mesir. Gamal dituduh mencemari citra ayahnya dengan membantu mitra bisnisnya untuk menjadi pemimpin politik, serta mendorong korupsi merajalela di negara itu.

Pada Maret tahun silam di Jerman, Mubarak telah menjalani operasi untuk mengangkat kandung empedunya, serta tumor jinak di usus. Sebenarnya, kondisi kesehatan Mubarak ini telah lama dirahasiakan sepanjang karier politiknya.

07 Oktober 2010

Inilah Video Jabal Magnet Di Madinah

Misteri Jabal Magnet, Endapan Lava Berumur Ratusan Juta Tahun

Selain menjadi Kota Suci kedua umat Islam setelah Makkah Al Mukarramah, Madinah Al Munawarah juga memiliki sejumlah tempat wisata yang menarik dan sayang untuk tidak didatangi. Salah satunya adalah Jabal Magnet (Magnetic Hill) atau Gunung Magnet.

Mungkin bagi senbagian masayarakat Indonesia yang pernah berhaji atau mengunjungi Arab Saudi pernag mendengar dan mendatangi tempat itu. Seperti yang dilakukan sejumlah wartawan yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) pun yang mengunjungi tempat itu, yang kira-kira 60 kilometer dari Kota Madinah,
Dalam perjalanan menuju kawasan Jabal Magnet dari Madinah, rombongan tidak habis-habisnya melepaskan pandangan ke bagian kiri dan kanan kendaraan yang terlihat sejumlah perkebunan kurma dan hamparan bukit berbatuan. 10 kilometer menjelang Jabal Magnet, rombongan melewati sebuah danau buatan yang cukup besar.

Ketika sampai di lokasi, rombongan sempat membuktikan misteri Gunung Magnet yang didominasi warna hitam dan merah bata itu. Rombongan turun dari mobil dinas Misi Haji Indonesia, Samsul Ali sang pengemudi pun mematikan mobil dan hanya menyalakan lampu sen.

Alhasil, mobil berjalan sendiri ke arah berlawanan (mundur), bakan sanggup mendaki tanjakan. Tidak hanya itu, jarum penunjuk kompas yang dibawa tim MCH juga tidak bekerja sebagaimana mestinya. Arah utara-selatan menjadi kacau. Selain itu, Samsul Ali menyebutkan, beberapa pengunjung mengaku pernah kehilangan data di telepon selulernya di lokasi tersebut.

"Inilah kekuatan medan magnet yang ada di gunung ini, sanggup menggerakkan mobil," kata pria asal Pamekasan, Madura, Jawa Timur itu. Samsul Ali memang kerap mengantarkan jamaah atau petugas haji yang ingin menyaksikan misteri Gunung Magnet.

Magnetic Hill, atau warga setempat menyebutnya Manthiqa Baidha, yang berarti perkampungan putih. Namun, banyak yang menamainya Jabal Magnet. Jabal Magnet menyimpan misteri dan decak kagum bagi siapa saja yang berkunjung ke kawasan ini.

Daya dorong dan daya tarik magnet di berbagai bukit di sebelah kiri dan kanan jalan, membuat kendaraan yang melaju dengan kecepatan 120 kilo meter per jam, ketika memasuki kawasan ini, speed-nya perlahan-lahan turun ke 5 kilo meter per jam. Sehingga, gigi perseneling terpaksa diubah ke posisi dua. Sebaliknya, jika meninggalkan kawasan ini, mobil tanpa diinjak gas pun, bisa melaju dengan kecepatan hingga 120 km per jam.

Jabal Magnet yang menjadi kawasan wisata penduduk Madinah awalnya ditemukan oleh orang suku Baduy. Saat musim haji, banyak jamaah yang menyambanginya. Pemerintah Arab Saudi lalu membangun jalan menuju lokasi tersebut. Di daerah yang terhitung hijau karena banyak ditumbuhi pohon kurma itu, juga dilengkapi sarana wisata lainnya. Ada tenda-tenda untuk pengunjung, ada mobil mini yang bisa disewa untuk merasakan tarikan medan magnet itu.

Samsul Ali, mengutip pengamat geologi Ma'rufin menyebutkan, secara geologis, fenomena Jabal Magnet bisa dijelaskan dengan logika. Karena, Kota Madinah dan sekitarnya berdiri di atas Arabian Shield tua yang sudah berumur 700-an juta tahun.

Kawasan itu berupa endapan lava "alkali basaltik" (theolitic basalt) seluas 180.000 km persegi yang berusia muda (muncul 10 juta tahun silam dengan puncak intensitas 2 juta tahun silam). Lava yang bersifat basa itu muncul ke permukaan bumi dari kedalaman 40-an kilo meter melalui zona rekahan sepanjang 600 kilo meter yang dikenal sebagai "Makkah-Madinah-Nufud volcanic line".

Banyak gunung berapi terbentuk di sepanjang zona rekahan itu. Seperti Harrah Rahat, Harrah Ithnayn, Harrah Uwayrid dan Harrah Khaybar. Tidak seperti di Indonesia yang gunung-gunungnya berbentuk kerucut, sehingga memberi pemandangan eksotis, gunung-gunung di Arab berbentuk melebar dengan puncak rendah. Kompleks semacam ini cocok disebut volcanic field atau harrah dalam bahasa Arab.

Harrah Rahat adalah bentukan paling menarik. Dengan panjang 310 km membentang dari utara Madinah hingga ke dekat Jeddah dan mengandung sedikitnya 2.000 km kubik endapan lava yang membentuk 2.000 lebih kerucut kecil (scoria) dan 200-an kawah maar. Selama 4.500 tahun terakhir, Harrah Rahat telah meletus sebanyak 13 kali dengan periode antarletusan rata-rata 346 tahun.

25 Agustus 2010

Ternyata Hitler Keturunan Yahudi

Motif pembantaian bangsa Yahudi oleh Adolf Hitler semakin misterius. Belum tentu sang Fuhrer melakukannya karena menganggap Yahudi sebagai bangsa yang rendah, sebab penelusuran DNA memastikan bahwa ia sendiri merupakan keturunan Yahudi.

Penelusuran itu dilakukan oleh Marc Vermeeren, seorang ahli sejarah bekerja sama dengan jurnalis Belgia, Jean-Paul Mulders. Keduanya mengambil sampel air ludah dari 39 kerabat Hitler, termasuk seorang petani Austria yang merupakan sepupu sang pemimpin Nazi.

Dalam pengujian ketat di laboratorium, Mulders dan Vermeeren berhasil memastikan dugaan yang berkembang selama ini bahwa Hitler memang merupakan keturunan Yahudi. Kepastian itu ditandai dengan penemuan kromosom Haplogroup E1b1b1 dalam DNA para kerabat Hitler.

Ras yang menghuni wilayah Eropa bagian barat sangat jarang memiliki kromosom tersebut. Kromosom tersebut justru lebih banyak dimiliki oleh bangsa Berber yang menghuni wilayah Afrika seperti Maroko, Aljazair dan Tunisia dan masih punya hubungan secara genetik dengan bangsa Yahudi.

Bangsa Yahudi Ashkenazi memiliki kromosom Haplogroup E1b1b1 sebanyak 18-20 persen, sedangkan Yahudi Sephardic memiliki sekitar 8,6-30 persen di dalam DNA-nya. Karena itu, kromosom yang terdapat di dalam kromosom Y itu menandakan kekerabatan seseorang dengan bangsa Yahudi.

"Satu hal yang bisa ditarik dari dalil ini adalah, Hitler masih berkerabat dengan orang-orang yang ia benci," tulis Mulders di majalah Belgia, Knack seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (24/8/2010).

Hal ini dapat mematahkan pemahaman tentang konsep Nazi yang menempatkan urusan darah dan keturunan sebagai hal sangat penting. Bagaimanapun ini membuktikan bahwa darah Hitler tidak 100 persen bangsa Arya, bangsa yang diagung-agungkan Nazi sebagai ras manusia paling unggul di dunia.

Dugaan bahwa Hitler merupakan keturunan Yahudi bukan kali ini saja muncul ke permukaan. Ayahnya, Alois Hitler diketahui mempunyai anak dari hubungannya dengan Maria Schickelgruber yang kemudian dikenal sebagai seorang tokoh Yahudi bernama Leopold Frankenberger.

12 April 2010

Korban Foto Bugil di Facebook Eks Pemandu Sorak di Binus

Korban pemasangan foto bugil di jejaring sosial facebook Devi Sartika (23) merupakan mantan mahasiswi Bina Nusantara (Binus) Jakarta. Mahasiswi cantik tersebut merupakan kapten CheerLeaders (pemandu sorak) di kampusnya.

Devi dalam account facebooknya menggunakan nama Clara adheline Supit. Namun orang tua Devi Sartika (23), korban foto bugil di facebook saat di temui di rumahnya di Ciparigi, Kota Bogor, Jawa Barat, mengaku anaknya sudah berteman sejak kecil dengan Joshua.

"Ya dari kecil mereka berteman mulai dari Sekolah Dasar hingga SMA satu sekolah," kata ibunda Devi

Ibunda Devi itu pun tidak yakin bahwa yang menyebarkan foto bugil anaknya tersebut adalah Joshua dan Misly. Lebih lanjut orang tua Devi menjelaskan bahwa devi akan diwisuda dalam waktu dekat, dan anaknya masih shock atas foto yangh tersebar di facebook tersebut.

28 Januari 2010

Bayi Lahir Tanpa Bola Mata

Normalnya seorang bayi lahir ke dunia ini dengan dua bola mata. Tapi seorang bayi di Florida lahir dengan kondisi yang jarang terjadi yaitu tanpa memiliki mata. Bayi malang ini korban kesekian dari anophthalmia.

Brielle Garrison didiagnosis mengalami anophthalmia, yaitu gangguan yang mengakibatkan tidak adanya jaringan okular. Jaringan ini seharusnya sudah mulai berkembang sejak masa kehamilan.

"Beberapa bayi memang ada yang terlahir dengan kelainan okular ini. Gangguan ini biasanya dapat didiagnosis dengan USG saat usia kehamilan sekitar 18 minggu," ujar Dr Manny Alvarez, ketua departemen Obstetri, Ginekologi dan Reproduksi di Hackensack University Medical Center, New Jersey, seperti dikutip dari Foxnews, Kamis (28/1/2010).

Dijelaskan Dr Alvarez kondisi ini biasanya dihubungkan dengan adanya cacat lahir lain yang muncul termasuk perkembangan otak yang tidak normal. Penyebab dari anophthalmia ini kemungkinan akibat mutasi genetik dan ketidaknormalan kromosom. Selain itu para peneliti juga percaya bahwa faktor lingkungan seperti paparan sinar X, bahan kimia, obat-obatan atau virus dapat meningkatkan risiko yang ada.

"Hal ini sangat mengejutkan bagi keluarga kami. Brielle masih memiliki jalan yang panjang ke depan dan kini dia harus menjalani beberapa operasi agar wajahnya tidak menjadi cacat," ujar sang nenek Lori Garrison.

Ibunya Taylor Garrison menuturkan diriya masih sulit untuk menerima kondisi bayinya ini, selama satu minggu dirinya selalu memiliki janji dengan dokter yang berbeda-beda setiap harinya.

Sampai saat ini tidak ada pengobatan untuk anak yang mengalami anophthalmia parah. Tetapi anak bisa dioperasi untuk memasangkan mata buatan dengan tujuan kosmetika (penampilan). Dalam sebuah penelitian terbaru di Inggris, diketahui satu dari 10.000 bayi lahir dengan anophthalmia.

Seperti dikutip dari Anophthalmia.org, perkembangan mata selama hamil adalah proses yang sangat kompleks. Banyak gen yang terlibat untuk memastikan urutan perkembangan tersebut sesuai dengan yang semestinya. Mata sepenuhnya dikembangkan pada trimester pertama kehamilan.

Anophthalmia bisa terjadi hanya pada satu mata saja sementara yang satu lagi normal, atau mempengaruhi keduanya yang dapat menyebabkan kebutaan. Penyakit ini bisa muncul saat bayi baru lahir atau dikemudian hari bersamaan dengan cacat lahir lainnya.

Dibutuhkan beberapa operasi agar bentuk wajah penderita anophthalmia tidak menjadi cacat. Karena jika tidak memiliki mata, maka tulang-tulang di sekitar mata kemungkinan tidak tumbuh dengan baik.

Dibutuhkan bantuan operasi untuk mendukung pertumbuhan dari rongga mata dan tulang di wajah. Ketika anak mulai tumbuh dan usianya sudah siap untuk menerima mata buatan, maka operasi mata prostetik bisa dilakukan.

Sumber : Detik.com

Bayi Lahir Tanpa Bola Mata

Normalnya seorang bayi lahir ke dunia ini dengan dua bola mata. Tapi seorang bayi di Florida lahir dengan kondisi yang jarang terjadi yaitu tanpa memiliki mata. Bayi malang ini korban kesekian dari anophthalmia.

Brielle Garrison didiagnosis mengalami anophthalmia, yaitu gangguan yang mengakibatkan tidak adanya jaringan okular. Jaringan ini seharusnya sudah mulai berkembang sejak masa kehamilan.

"Beberapa bayi memang ada yang terlahir dengan kelainan okular ini. Gangguan ini biasanya dapat didiagnosis dengan USG saat usia kehamilan sekitar 18 minggu," ujar Dr Manny Alvarez, ketua departemen Obstetri, Ginekologi dan Reproduksi di Hackensack University Medical Center, New Jersey, seperti dikutip dari Foxnews, Kamis (28/1/2010).

Dijelaskan Dr Alvarez kondisi ini biasanya dihubungkan dengan adanya cacat lahir lain yang muncul termasuk perkembangan otak yang tidak normal. Penyebab dari anophthalmia ini kemungkinan akibat mutasi genetik dan ketidaknormalan kromosom. Selain itu para peneliti juga percaya bahwa faktor lingkungan seperti paparan sinar X, bahan kimia, obat-obatan atau virus dapat meningkatkan risiko yang ada.

"Hal ini sangat mengejutkan bagi keluarga kami. Brielle masih memiliki jalan yang panjang ke depan dan kini dia harus menjalani beberapa operasi agar wajahnya tidak menjadi cacat," ujar sang nenek Lori Garrison.

Ibunya Taylor Garrison menuturkan diriya masih sulit untuk menerima kondisi bayinya ini, selama satu minggu dirinya selalu memiliki janji dengan dokter yang berbeda-beda setiap harinya.

Sampai saat ini tidak ada pengobatan untuk anak yang mengalami anophthalmia parah. Tetapi anak bisa dioperasi untuk memasangkan mata buatan dengan tujuan kosmetika (penampilan). Dalam sebuah penelitian terbaru di Inggris, diketahui satu dari 10.000 bayi lahir dengan anophthalmia.

Seperti dikutip dari Anophthalmia.org, perkembangan mata selama hamil adalah proses yang sangat kompleks. Banyak gen yang terlibat untuk memastikan urutan perkembangan tersebut sesuai dengan yang semestinya. Mata sepenuhnya dikembangkan pada trimester pertama kehamilan.

Anophthalmia bisa terjadi hanya pada satu mata saja sementara yang satu lagi normal, atau mempengaruhi keduanya yang dapat menyebabkan kebutaan. Penyakit ini bisa muncul saat bayi baru lahir atau dikemudian hari bersamaan dengan cacat lahir lainnya.

Dibutuhkan beberapa operasi agar bentuk wajah penderita anophthalmia tidak menjadi cacat. Karena jika tidak memiliki mata, maka tulang-tulang di sekitar mata kemungkinan tidak tumbuh dengan baik.

Dibutuhkan bantuan operasi untuk mendukung pertumbuhan dari rongga mata dan tulang di wajah. Ketika anak mulai tumbuh dan usianya sudah siap untuk menerima mata buatan, maka operasi mata prostetik bisa dilakukan.

Sumber : Detik.com

26 Januari 2010

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2010

Jadwal Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan


Date Time Match Stadium
11/06 15.00 South Africa vs. Mexico ›› Johannesburg – Soccer City
11/06 19.30 Urugay vs. France ›› Cape Town – Green Point
12/06 12.30 Argentina vs. Nigeria ›› Johannesburg – Ellis Park
12/06 15.00 South Korea vs. Greece ›› Port Elizabeth – Nelson Mandela Bay
12/06 19.30 England vs. United States ›› Rustenburg – Royal Bafokegen
13/06 12.30 Algeria vs. Slovenia ›› Polokwane – Peter Mokaba
13/06 15.00 Germany vs. Australia ›› Durban – Moses Mabhida Stadium
13/06 19.30 Serbia vs. Ghana ›› Tshwane/Pretoria – Loftus Versfeld
14/06 12.30 Netherlands vs. Denmark ›› Johannesburg – Soccer City
14/06 15.00 Japan vs. Cameroon ››Mangaung/Bloemfontein – Free State
14/06 19.30 Italy vs. Paraguay ›› Cape Town – Green Point
15/06 12.30 New Zealand vs. Slovakia ›› Rustenburg – Royal Bafokegen
15/06 15.00 Cote d’Ivoire vs. Portugal ›› Port Elizabeth – Nelson Mandela Bay
15/06 19.30 Brazil vs. North Korea ›› Johannesburg – Ellis Park
16/06 12.30 Honduras vs. Chile ›› Nelspruit – Mbombela
16/06 15.00 Spain vs. Switzerland ›› Durban – Moses Mabhida Stadium
16/06 19.30 South Africa vs. Urugay ›› Tshwane/Pretoria – Loftus Versfeld
17/06 12.30 France vs. Mexico ›› Polokwane – Peter Mokaba
17/06 19.30 Argentina vs. South Korea ›› Johannesburg – Soccer City
17/06 19.30 Nigeria vs. Greece ››Mangaung/Bloemfontein – Free State
18/06 12.30 Germany vs. Serbia ›› Port Elizabeth – Nelson Mandela Bay
18/06 15.00 Slovenia vs. United States ›› Johannesburg – Ellis Park
18/06 19.30 England vs. Algeria ›› Cape Town – Green Point
19/06 12.30 Ghana vs. Australia ›› Rustenburg – Royal Bafokegen
19/06 15.00 Netherlands vs. Japan ›› Durban – Moses Mabhida Stadium
19/06 19.30 Cameroon vs. Denmark ›› Tshwane/Pretoria – Loftus Versfeld
20/06 12.30 Slovakia vs. Paraguay ››Mangaung/Bloemfontein – Free State
20/06 15.00 Italy vs. New Zealand ›› Nelspruit – Mbombela
20/06 19.30 Brazil vs. Cote d’Ivoire ›› Johannesburg – Soccer City
21/06 12.30 Portugal vs. North Korea ›› Durban – Moses Mabhida Stadium
21/06 15.00 Chile vs. Switzerland ›› Port Elizabeth – Nelson Mandela Bay
21/06 19.30 Spain vs. Honduras ›› Johannesburg – Ellis Park
22/06 15.00 Mexico vs. Urugay ›› Rustenburg – Royal Bafokegen
22/06 15.00 France vs. South Africa ››Mangaung/Bloemfontein – Free State
22/06 19.30 Nigeria vs. South Korea ›› Durban – Moses Mabhida Stadium
22/06 19.30 Greece vs. Argentina ›› Polokwane – Peter Mokaba
23/06 15.00 Slovenia vs. England ›› Port Elizabeth – Nelson Mandela Bay
23/06 15.00 United States vs. Algeria ›› Tshwane/Pretoria – Loftus Versfeld
23/06 19.30 Ghana vs. Germany ›› Johannesburg – Soccer City
23/06 19.30 Australia vs. Serbia ›› Nelspruit – Mbombela
24/06 15.00 Slovakia vs. Italy ›› Johannesburg – Ellis Park
24/06 15.00 Paraguay vs. New Zealand ›› Polokwane – Peter Mokaba
24/06 19.30 Denmark vs. Japan ›› Rustenburg – Royal Bafokegen
24/06 19.30 Cameroon vs. Netherlands ›› Cape Town – Green Point
25/06 15.00 North Korea vs. Cote d’Ivoire ›› Nelspruit – Mbombela
25/06 15.00 Portugal vs. Brazil ›› Durban – Moses Mabhida Stadium
25/06 19.30 Switzerland vs. Honduras ››Mangaung/Bloemfontein – Free State
25/06 19.30 Chile vs. Spain ›› Tshwane/Pretoria – Loftus Versfeld
Round of 16 Matches
Date Time Match Stadium
26/06 15.00 1A vs. 2B ›› Port Elizabeth – Nelson Mandela Bay
26/06 19.30 1C vs. 2D ›› Rustenburg – Royal Bafokegen
27/06 15.00 1D vs. 2C ›› Mangaung/Bloemfontein – Free State
27/06 19.30 1B vs. 2A ›› Johannesburg – Soccer City
28/06 19.30 1G vs. 2H ›› Johannesburg – Ellis Park
28/06 19.30 1E vs. 2F ›› Durban – Moses Mabhida Stadium
29/06 15.00 1F vs. 2E ›› Tshwane/Pretoria – Loftus Versfeld
29/06 19.30 1H vs. 2G ›› Cape Town – Green Point
Quarter Finals
Date Time Match Stadium
02/07 15.00 5 vs. 7(C) ›› Port Elizabeth – Nelson Mandela Bay
02/07 19.30 1 vs. 3(A) ›› Johannesburg – Soccer City
03/07 15.00 2 vs. 4(B) ›› Cape Town – Green Point
03/07 19.30 6 vs. 8(D) ›› Johannesburg – Ellis Park
Semi Finals
Date Time Match Stadium
06/07 19.30 A vs. C(1) ›› Cape Town – Green Point
07/07 19.30 B vs. D(2) ›› Durban – Moses Mabhida Stadium
3rd Place Match
Date Time Match Stadium
10/07 19.30 Loser 1 vs. Loser 2 ›› Port Elizabeth – Nelson Mandela Bay
Finals
Date Time Match Stadium
11/07 19.30 Winner 1 vs. Winner 2 ›› Johannesburg – Soccer City

Isi Testimoni Susno Duadji terkait Bailout Century

Isi sebagian testimoni Susno Duadji.

testimoni susno duadji century

Testimoni Susno 12 Halaman Bertanggal 27 November 2009

Beredar dokumen testimoni mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji. Dokumen testimoni ini terdiri dari 12 halaman. Testimoni bertanggal 27 November 2009 itu sempat dibagikan kepada anggota Pansus Century.

Saat dihubungi detikcom, Selasa (26/1/2010), Susno membantah menulis testimoni. Dia mengaku yang dia sampaikan ke pansus secara tertulis hanyalah berupa data. "Yang saya serahkan tertulis hanya berupa data, tidak ada testimoni tertulis," kata Susno.

Namun, sepertinya keberadaan testimoni ini sulit dibantah. Dalam dokumen yang diterima wartawan, testimoni itu bertanggal 27 November 2009, dengan tulisan disusun Komjen Pol Susno Duadji.

Testimoni itu berjudul 'Bhayangkara Sejati Setia dan Loyal'. Di dalam testimoni 12 halaman itu, bagian pendahuluan bercerita mengenai pengalaman Susno setelah dia dicopot pada Rabu 25 November. Saat tiba di rumahnya pada malam hari, dia shock saat melihat tayangan televisi. Namanya diumumkan dimutasi.

Susno menggunakan kata 'aku' di dalam testimoninya itu. Bagian awal testimoni ini, Susno lebih mempersoalkan pencopotan dirinya dari Kabareskrim yang dinilainya tidak adil.

Di bagian kedua, Susno menjelaskan mengenai rumor yang dituduhkan pada dia. Antara lain soal isu cicak dan buaya, isu menerima suap Rp 10 miliar, isu membantu pencairan dana Budi Sampoerna di Century dan isu bepergian ke Singapura menemui Anggoro Widjojo dan lainnya.

Susno juga bercerita mengenai keberhasilan dan prestasi yang pernah dicapainya selama bertugas di bagian ketiga. Antara lain mengenai penangkapan teroris dan pemberantasan premanisme.

Di bagian empat, Susno menuturkan penanganan kasus besar yakni kasus teroris dan kasus Bibit-Chandra, serta kasus Bank Century. Untuk kasus Century dia sempat menulis dengan huruf ditebalkan pada tulisan itu sebagai berikut:

"Bahwa ada anggota KSSK yang sedang mengikuti pemilihan presiden dan wakil presiden, dan kalau kasus Century disidik akan menimbulkan kehebohan."

Pada bagian akhir atau bagian lima yang juga penutup dia menulis bahwa testimoni ini sebagai 'catatan detik-detik terakhir Komjen Pol Susno Duadji dan dibuat sesuai dengan fakta yang ada.'

Dia juga menulis banyak ketidaksempurnaan dan kekurangan dalam catatan yang dia buat karena keterbatasan waktu dan hal-hal yang belum saatnya dia sampaikan ke publik.

Sejumlah anggota Pansus Century mengaku menerima dokumen ini, termasuk anggota Pansus dari Fraksi PKS Andi Rahmat. Bahkan, Andi mengaku dokumen itu dibagikan oleh Susno saat diperiksa oleh Pansus, Rabu 20 Januari 2010 lalu.

sumber : detik.com

Testimoni Susno: Penyidikan Century Dihentikan Demi Boediono

Mantan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duadji kembali membuat geger. Melalui testimoninya dia mengaku Bareskrim sudah menyidik kasus dugaan korupsi bailout Bank Century yang mengarah ke Wapres Boediono.

"Intinya Bareskrim sudah menyelidiki internal, tapi karena dikhawatirkan ada ekses ke calon wapres yang akan dilantik, kemudian dihentikan," jelas anggota Pansus Hak Angket Century Andi Rahmat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/1/2010).

Andi mengaku dalam pemeriksaan keterangan oleh Pansus pada Rabu 20 Januari lalu, Susno menyerahkan testimoni terkait sejumlah hal, antara lain mengenai Century.

"Saya ada datanya. Testimoni Susno ini menjelaskan kasus skandal Century sampai jadi membesar," terangnya.

Memang, tidak secara eksplisit Wapres Boediono dijadikan target, tetapi Bareskrim sudah melakukan penyelidikan atas bailout ini.

"Sangat mudah mencari kasus korupsi di balik bailout Century," ujar Susno dalam testimoninya seperti ditirukan Andi.

Susno, lanjut Andi, tidak bisa berbuat banyak. Dia hanya bisa menyerahkan testimoninya. "Tetapi tidak bisa melanjutkan (kasus Century) karena ada perintah penghentian," tutupnya

28 Desember 2009

George Aditjondro Siap Debat Terbuka dengan SBY

Penulis buku Membongkar Gurita Cikeas George Junus Aditjondro menyatakan siap jika harus debat terbuka dengan Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY) terkait dengan isi buku tersebut.

Menurutnya, langkah itu merupakan langkah tepat daripada saling menyerang. Ia juga mengatakan, kini bola panas ada di tangan Istana, karena itu dipersilakan SBY melakukan
counter terhadap buku tersebut secara ilmiah dengan menulis buku putih atau melakukan debat terbuka.

"Saya versus SBY, dan saya akan minta di mana persisnya bagian-bagian dari buku saya yang
dianggap fitnah. Saya akan jelaskan satu per satu," ujar George di kantor Galang Press Yogyakarta, Senin (28/12).

Ia menjelaskan dalam menghasilkan buku tersebut dirinya telah menggunakan metode penilitian yang benar. Yakni studi kepustakaan, terutama yang berhubungan dengan korupsi kepresidenan, studi dari internet, dan wawancara.

George juga menambahkan, hampir semua lembaga yang disorot memiliki situs di internet dan sebagian data juga diunduh dari situs tersebut. "Kalau kemudian disebut sebagai sampah, yang perlu mereka lakukan adalah membersihkan situs-situs tersebut yang menjadi sumber sampah," katanya.

Pada kesempatan itu George juga meluruskan beberapa pemberitaan di media. Menurutnya, dirinya tidak pernah menyebut SBY dan keluarganya sebagai penerima dana Bank Century.

Sumber Media Indonesia

LKBN Antara Siapkan Somasi kepada Aditjondro

LKBN Antara menyiapkan somasi kepada George Aditjondro yang dalam buku Membongkar Gurita Cikeas di Balik Kasus Bank Century menuding kantor berita itu mengalihkan sebagian dana PSO Antara untuk Bravo Media Centre.

"Itu sama sekali tidak benar, karena secara substansi dan teknis tidak mungkin pengalihan dana itu dilakukan. Kami minta Aditjondro merevisi buku itu dan meminta maaf karena telah menyebarkan informasi bohong dan menyesatkan. Kalau tidak, kami akan ambil langkah hukum somasi," kata Dirut Perum LKBN Antara hmad Mukhlis Yusuf dalam pernyataannya di Jakarta, Senin (28/12).

Direksi LKBN Antara sudah membaca dan membahas substansi buku tersebut, khususnya yang terkait dalam tuduhan pemanfaatan PSO LKBN Antara untuk Bravo Media Center.

Aditjondro menulis bahwa separuh dari dana PSO LKBN Antara yang berjumlah Rp40,6 miliar mengalir ke Bravo Media Center, salah satu tim kampanye SBY-Boediono. Direksi berkesimpulan informasi tiga halaman (halaman 29-31) tersebut tidak ada kebenarannya alias fitnah belaka.

"Tidak ada uang satu sen pun yang dialihkan ke Bravo Media Center. Kalau uang miliaran rupiah itu betul dialihkan, wartawan dan karyawan Antara tidak gajian," katanya.

Untuk itu, katanya, bagian hukum BUMN itu sedang menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan termasuk langkah hukum somasi. Antara menuntut Aditjondro minta maaf dan merevisi bukunya yang akan diluncurkan (launching) akhir tahun ini.

Sumber : Media Indonesia

Sulit Dicari, Buku Gurita Cikeas makin Diburu

Buku berjudul Membongkar Gurita Cikeas: Di Balik Skandal Bank Century menuai sejumlah reaksi dari masyarakat yang penasaran dengan langkanya kehadiran karangan George Junus Aditjondro.

Lantaran judulnya yang terbilang profokatif, beberapa toko buku besar pun terkesan mulai enggan memasarkannya. Akibatnya, karena semakin langka, masyarakat pun makin mencari buku itu.

Toko Gunung Agung di kawasan Senen Jakarta kabarnya akan menerima 2.000 eksemplar, Senin (28/12). Sayangnya, saat disambangi ke lokasi, tak ada satupun unit buku tersebut yang dipajang. Saat mencoba mengonfirmasi pada pihak manajemen, hanya pihak keamanan toko yang bersedia ditanyai. "Belum ada. Kami belum dapat informasi dari pusat," ungkap petugas keamanan tersebut sambil berlalu pergi.

Tanpa memedulikan perkataan pegawai toko, pengunjung pun hilir mudik memasuki toko itu. Tujuannya tidak lain untuk membeli buku yang dibandrol seharga Rp36.000 per eksemplarnya. Saat mereka tidak mendapatkan buku yang dicari, langsunglah mereka keluar area toko. "Ini ada apa ya? Mau ada peluncuran buku?" tanya salah satu pengunjung yang datang dari Makassar, Said Nizar, kepada Media Indonesia, Senin. Dia penasaran dengan kerumunan para wartawan yang menanti di depan pintu masuk toko tersebut.

Saat Said mendengar Toko Gunung Agung yang didatanginya itu akan mendapat kiriman 2.000 eksemplar buku yang memang tengah dicarinya, dia langsung terlihat sumringah. "Wah bagus dong, saya sudah mencari ke mana-mana. Sampai ke emperan sana dibilang sudah tidak ada. Malah ada yang bilang ada yang menawar sampai Rp300 ribu, tambah penasaran saya," tutur pria setengah baya yang tengah berlibur di Jakarta itu menceritakan.

Said sebelumnya tidak mengetahui tentang berita kontroversial buku yang kabarnya ditarik dari pasaran. Pemberitaan yang gencar di media massa membuatnya mencari buku itu ke berbagai tempat di Jakarta. "Sudah saya cari ke mana-mana tidak ada. Saya cuma ingin tahu analisa buku itu. Kan katanya itu pemaparan yang ada faktanya. Fakta tentang kehidupan berbangsa bernegara seperti ini kan menarik, seharusnya tidak perlu dilarang segala," papar dia

Sumber : Metro Tv

Kejaksaan Agung belum Pelajari Buku Membongkar Gurita Cikeas

Kejaksaan Agung belum melakukan kajian atas buku Membongkar Gurita Cikeas karya George Aditjondro. Hilangnya peredaran buku tersebut di toko buku bukan karena larangan kejaksaan.

Jaksa Agung Muda Intelejen (Jamintel) M Amari menyatakan kejaksaan belum mengambil sikap atas buku ini karena baru akan mempelajari. "Nanti kalau sudah dipelajari akan dikomunikasikan," ujarnya ketika dihubungi di Jakarta, Senin (28/12).

Ia mengaku dirinya baru mendapatkan buku tersebut pada Senin (28/12). Pihak kejaksaan baru mengumpulkan staf ahli sebelum melakukan komunikasi dengan instansi lain. "Kami baru mempelajari dengan staf ahli dari berbagai bidang ilmu," jelasnya,

Amari menyatakan belum dapat memastikan jangka waktu pengkajian buku tersebut. Dirinya hanya berharap dalam tiga minggu ke depan sudah ada keputusan. "Kami akan telusuri secara mendalam dan kritis. Sehingga akan makan waktu lama," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Didiek Darmanto menambahkan kejaksaan akan mempertimbangkan kepentingan umum dalam menilai buku ini. Tim Interdep akan melakukan pengkajian sebelum menyerahkan rekomendasi kepada Jaksa Agung. "Tim Interdep ini antara lain Kejaksaan, BIN, Polri, TNI, Depdiknas, dan Depkominfo," jelasnya.

Sebelumnya, sepanjang 2009, Jaksa Agung telah melakukan pelarangan lima buku, yakni Dalih Pembunuhan Massal Gerakan 30 September dan Kudeta soeharto karya John Roosa, Suara Gereja Bagi Umat Tertindas Penderitaan Tetesan Darah dan Cucuran Air Mata Umat Tuhan Di Papua Barat Harus Diakhiri karya Socratez Sofyan Yoman, Lekra Tak Membakar Buku Suara Senyap Lembar Kebudayaan Harian Rakyat karya Rhoma Dwi Aria Yuliantri dan Muhidin M Dahlan, Enam Jalan Menuju Tuhan karya Darmawan, serta Mengungkap Misteri Keberagaman Agama karya Syahrudin Ahmad.

Sumber : Media Indonesia

Buku Membongkar Gurita Cikeas Pun Raib

Buku kontroversi berjudul "Membongkar Gurita Cikeas di Balik Skandal Bank Century" karangan George Junus Aditjondro yang mengundang rasa penasaran masyarakat luas sangat sulit ditemukan di toko buku. Bahkan, di toko buku sekelas Gunung Agung pun tidak ditemukan.

Mereka yang mencari buku fenomenal itu pun terpaksa gigit jari lantaran tidak dapat memilikinya. Misalnya, di toko buku Gunung Agung Kwitang Nomor 6 Jakarta. Berdasarkan pemantauan Republika, tidak ada satu pun buku yang mengisahkan tentang keterlibatan keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan skandal Bank Century.

Setelah kurang lebih 30 menit mencoba mencari keberadaan buku itu, Republika pun tetap tidak menemukannya. Akhirnya, petugas menyarankan Republika untuk mengisi daftar pemesanan buku yang tertera di dinding lantai dua. Terlihat sudah ada 25 orang yang mendaftarkan diri.

"Nanti, setelah buku ada akan kita hubungi. Kemungkinan buku baru ada hari Rabu. Kalau hari ini belum ada buku itu di sini," ujar staf toko buku Gunung Agung yang enggan disebutkan namanya Senin (28/12).

Selanjutnya, Republika mencoba menyusuri toko buku Gunung Agung Kwitang Nomor 38 yang letaknya berseberangan dengan Hotel Aryaduta. Di sana, buku yang akan diluncurkan secara resmi tanggal 30 Desember mendatang itu pun tidak ditemukan.

Menurut salah petugas yang ditemui, jika ada pihak yang mengatakan buku itu telah beredar di Gunung Agung, itu hanya sebatas isu. "Yang pasti, buku itu belum ada. Saya juga belum tahu kapan akan mulai beredarnya di sini," papar petugas itu.

Bahkan, keanehan pun terjadi ketika Republika kembali menanyakan kepada petugas lainnya. Petugas itu menjawab, "Belum ada, mbak. Memangnya itu buku tentang apa yah?" tanya petugas itu

Sumber : Republika Online

Membongkar Gurita Cikeas di Balik Skandal Bank Century

Buku Membongkar Gurita Cikeas di Balik Skandal Bank Century karangan George Junus Aditjondro yang hari-hari terakhir ini menuai kontroversi ternyata tak ada di toko-toko buku besar. Mestinya tanggal 23 Desember lalu, buku ini sudah dipajang toko-toko buku besar, tetapi hingga sekarang belum. Apa sebab?

"Memang ini menyalahi perjanjian kerja sama. Kami coba mengurai hal ini dengan meminta bantuan ke Komnas HAM. Selasa besok, Komnas HAM akan mengirim faksimile ke kami, yakni surat yang berisikan bahwa penerbit dan toko buku jangan takut menjual buku ini. Alasannya adalah, buku ini merupakan kajian ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan," kata Direktur Galangpress Julius Felicianus, Senin (28/12/2009).

Surat dari Komnas HAM itu nantinya akan dikirim Galangpress ke toko-toko buku besar. Galangpress memberi batas waktu hingga Kamis. Jika toko buku belum juga memajangnya, maka buku akan ditarik lagi. Sebab, banyak pihak yang berminat. "Ada 13 perguruan tinggi yang sudah pesan buku ini, satu kampus bisa 50-100 buah. Selain itu semua parpol, delapan duta besar, hingga Pansus Century," kata Julius di Galangpress.

Buku tersebut dicetak 4.000 ekspemplar dengan rincian 70 persen dijual di toko-toko buku besar di beberapa kota besar di Pulau Jawa, dan sisanya 30 persen di toko-toko buku biasa. Menurut informasi, seperti disampaikan Julius Felicianus, buku yang ada di toko buku kecil dan tradisional sudah habis terjual. Namun, toko-toko buku besar belum berani memajangnya karena takut. Julius bisa memaklumi itu. Sebab, prediksi awal buku ini bisa membuat takut toko buku untuk memajang.

Sumber : Kompas