Agar Blog Ini Dapat Berkembang Tolong Diclik Iklan Dibawa Ini

Tampilkan postingan dengan label MariaOzawa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MariaOzawa. Tampilkan semua postingan

13 Oktober 2009

Perjalanan karir Maria Ozawa

Perjalanan karir Maria Ozawa di dunia film porno dimulai dari perkenalannya dengan seorang pekerja AV (rumah produksi film di Jepang). dan karirnya pun dimulai dari B-Open, sebuah agen artis terkenal di Jepang. Di terima di B-Open, Ozawa menjadi model dari situs www.shirouto-teien.com pada bulan Juni 2005. Di situs ini, Maria membintangi beberapa set foto dan dua buah film blue.

Di bulan Oktober 2005, Maria dikontrak oleh S1, sebuah Production House film dewasa Jepang. Di perusahaan inilah, Maria Ozawa pertama kali membintangi "New Face", video porno yang membuat namanya melesat dan terkenal seperti sekarang ini. Di S1, Maria Ozawa membintangi satu judul setiap bulannya sampai Februari 2007. Judul-judul video Maria Ozawa sempat menjuarai kompetisi penjualan terbanyak film-film porno se Jepang.

Di tahun yang sama bulan April, Maria pindah dari S1 ke Dasdas. Di rumah produksi yang satu ini, maria Ozawa banyak membintangi film-film yang bertemakan kekerasan, perkosaan, dan penyiksaan fisik. Di akhir tahun 2007, maria Osawa pindah lagi ke Attackers, Rumah Produksi Video porno yang spesiliasi di tema perkosaan.

Selain membintangi video-video orang dewasa, Mari Ozawa juga tampak dalam beberapa film-film V-Cinema, MTV Jepang, dan di Yokohama Hip Hop Group sebagai model

FPI Tempatkan Intel Tolak Kedatangan Miyabi

Koordinator Aksi Menentang Miyabi Front Pembela Islam (FPI), Habib Salim Alatas mengatakan, sejumlah intel FPI telah ditempatkan di sejumlah lokasi untuk memantau informasi kedatangan Miyabi hal itu terkait dengan aksi FPI menentang keras kedatang bintang porni asal Jepang tersebut.

"Intel dikirim untuk cek di Bandara Soekarno-Hatta," kata Salim.

Meski telah mendapat informasi dari Maxima Picture bahwa Miyabi batal datang ke Indonesia, namun FPI tetap akan melakukan pengawasan. FPI tak ingin dikelabui rumah produksi yang berencana mendatangkan Miyabi ke Indonesia itu.

FPI tetap mengancam akan mengerahkan aksi besar jika Miyabi nekat datang ke Indonesia. "Apabila sampai datang ke Indonesia, jangan salahkan umat Islam kalau ada pembakaran atau penculikan, kami tidak main-main," ujarnya.

Film 'Menculik Miyabi' bercerita tentang tiga mahasiswa yang terobsesi dengan Miyabi. Ketiga mahasiswa itu kemudian berniat menculik bintang porno asal Jepang tersebut, ketika mereka tahu artis tersebut tengah berada di Jakarta.

Miyabi dijadwalkan datang ke Indonesia pada besok, 14 Oktober 2009. Syuting film 'Menculik Miyabi' sedianya dilaksanakan di Indonesia dan di kampung halaman Miyabi di Jepang. Rencananya film ini akan ditayangkan pada 31 Desember mendatang.

Maxima Bantah Tendang Keluar Raditya Dika

Production House film Menculik Miyabi, Maxima Pictures membantah telah menendang keluar novelis Raditya Dika dari film yang melibatkan supermodel porno asal Jepang Maria Ozawa alias Miyabi.

Dia menegaskan, Maxima Pictures masih memiliki hubungan yang baik dengan pacar mantan penyanyi cilik Sherina. "Tidak mungkin lah kita menendang Raditya," ujarnya.

Pria yang disapa Adi ini mengaku, pihaknya sebenarnya belum mengetahui persis perihal keluarnya Raditya sebagai pemain dan penulis. Yang pasti, katanya, Maxima tetap akan menghargai pemilik ide cerita milik Raditya Dika tersebut.

Sebelumnya, Raditya Dika keluar dari peran utama Raffan, yang rencananya akan dia bintangi. Bahkan, dia juga tidak lagi menjadi penulis utama naskah film tersebut. Dia digantikan Raditya Mangunsong.

Keluarnya Raditya Dika mengembuskan gosip pihak Maxima Pictures kesal perihal bocornya rencana mengundang Miyabi ke Jakarta. Pasalnya, pertama kali kabar Miyabi ke Jakarta muncul dalam wawancara Raditya dengan salah satu Koran nasional 12 September 2009 lalu.

Akibatnya, Maxima Pictures diprotes dan didemo untuk mengurungkan niatnya mendatangkan Miyabi ke Jakarta

Bintang Film Porno Miyabi Main Film Di Indonesia

Artis cantik asal Jepang, Maria Ozawa alias Miyabi, akan main film di Indonesia. Berbeda dengan status dia di Jepang yang terkenal karena film-film birunya, di Indonesia, Miyabi akan bermain untuk film "nonbiru" yang berjudul Menculik Miyabi.

Film ini menceritakan seorang gadis cantik asal Jepang yang merantau ke Indonesia dengan tujuan untuk berbisnis. Dia akhirnya mendirikan toko Miyabi Lingerie.

Cerita berlanjut ke tiga mahasiswa yang sedang bingung mencari kado buat ulang tahun perempuan yang mereka cintai. Ketiga cowok kuliahan ini malah terobsesi dengan kecantikan Miyabi. Ketiganya pun menculik Miyabi.

Miyabi akan datang ke Jakarta tanggal 14 Oktober mendatang dan memulai shooting tanggal 15 hingga 22 Oktober. Petugas Humas Maxima Pictures, Erlina S, membenarkan perihal kabar kedatangan Miyabi itu.

Tidak jelas berapa honor bintang film yang laris di Jepang ini. "Wah, itu sih rahasia perusahaan dong," kata Erlina ketika ditanya tentang hal itu.

Miyabi adalah artis film porno papan atas di Jepang. Dia tinggal di apartemen mewah dengan nilai sewa Rp 16 juta per bulan.

Selama Miyabi berada di sini nanti, tidak sembarang orang bisa mendekat, apalagi bersalaman dengan dia. Menurut Erlina, Miyabi akan mendapatkan hak eksklusif seorang artis. Dia akan mendapatkan penjagaan superketat.

Wanita yang biasa disapa Butet ini mengungkapkan, agen artis Miyabi juga melakukan hal serupa untuk Miyabi di Jepang. "Pokoknya, apa kemauan dia akan dipenuhi oleh agennya," ujarnya.

Makanya, meskipun Miyabi merupakan bintang porno, di sana tak seorang pun yang mencemoohnya.

Penulis skenario Raditya Dika mengakui, dirinya tengah menulis skenario Menculik Miyabi. Menurut dia, film tersebut bebas dari kevulgaran meski yang menjadi bintangnya adalah aktris film panas.

"Di sini yang menarik adalah sosok Miyabi dari sisi humanisnya. Yang terpenting kita mau kasih lihat, bintang panas itu manusia juga," katanya.

Miyabi lahir pada 8 Januari 1986. Dia berdarah campuran Jepang, Perancis, dan Kanada. Wajahnya yang eksotis membuatnya cepat terkenal.

Dia memulai kariernya sebagai model untuk situs shirouto-teien (Sl), yang menghasilkan banyak set fotografi dan 2 video gonzo hardcore. Sl secara rutin merilis satu video Miyabi per bulannya.

Miyabi juga tampil dalam banyak video kompilasi Sl pada acara AV Open 2006, yakni sebuah kompetisi antarstudio film biru Jepang yang bertujuan untuk mengetahui, studio mana yang bisa memproduksi video dengan penjualan tertinggi

Miyabi Berhubungan Seks di Usia 13

Maria Ozawa sering di panggil Miyabi di lahirkan di Hokkaido, Jepang pada 8 Januari 1986. Dengan tinggi badan 1.62 meter dan berat 48 kg menjadikannya molek dan terlihat innocent.

Di usia 13 tahun, wanita pencinta warna Pink ini telah mendapatkan pengalaman seks pertamanya. Saat itu dia melakukan hubungan seks dengan sang pacar pertama yang 4 tahun lebih tua darinya. Dari blog pribadinya diketahui di usia 19 tahun, Maria Ozawa telah melakukan dengan 6 pria, empat diantaranya adalah sang pacar.

Di usia itu, Maria Ozawa telah menguasai 48 posisi sex yang dia pelajari dari majalah porno yang dibelinya sendiri.

Kedatangan Miyabi Ditunda, Produksi Film Jalan Terus


Meski kedatangan bintang panas asal Jepang, Maria Ozawa alias Miyabi, yang semula dijadwalkan tanggal 14 Oktober, tertunda hingga waktu yang belum ditentukan, rencana pembuatan film Menculik Miyabi tetap berjalan.
Hal itu dikemukakan produser film Menculik Miyabi, Ody Mulya Hidayat, di kantornya di kawasan Manggadua, Jakarta Pusat, Senin (12/10).

Sejak muncul ide mendatangkan Miyabi ke Indonesia untuk bermain dalam film Menculik Miyabi, kata Ody, dia sangat yakin gagasannya itu akan jadi kenyataan. Namun, mendadak semua itu terganggu tatkala muncul banyak tekanan dan penolakan Miyabi datang ke Indonesia.

”Kini malah jadi masalah. Dan, akibatnya lumayan. Saat ini saya pusing dengan berbagai tekanan, dan ternyata hal ini pun dirasakan pihak manajemen dan Miyabi sendiri. Namun, konsensus kami sudah tetap bahwa produksi film Menculik Miyabi terus berjalan, tapi dalam waktu yang belum ditentukan,” ujar Ody.

Kata Ody, tekanan yang sampai ke manajemen Miyabi memungkinkan jadwal kedatangan Miyabi dan proses produksi film diundur. Dan, kemungkinan tersebut bisa saja menjadi kepastian.

Dia mengaku tak habis pikir, apa yang jadi idenya justru menimbulkan ekses negatif yang begitu tinggi.

”Ide mendatangkan Miyabi dan menjadikannya bintang utama dalam film Menculik Miyabi ini sudah muncul sejak enam bulan lalu. Awalnya, saya merasakan bagaimana kondisi film produksi Indonesia mulai surut dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Kini sebuah film bisa ditonton 500.000 orang saja sudah hebat,” katanya.

Minimnya jumlah penonton film itu, kata Ody, kemungkinan karena masyarakat sudah bosan dengan jenis film yang ada, termasuk artis-artisnya. Maka, ide untuk mencampurkan pemain asing dan pemain lokal pun muncul. ”Itulah awalnya kenapa muncul ide mendatangkan Miyabi,” ujarnya.

”Saat itu kami mencari-cari lewat internet, siapa saja artis asing yang bagus tapi dengan tarif kontrak yang cukup terjangkau. Alasan utamanya, ini bisnis yang harus menguntungkan dan tetap jadi pilihan sebagai sebuah hiburan yang sehat. Jadi, bukan seperti anggapan yang ada sekarang bahwa ini nanti sama dengan film porno atau vulgar,” tambah pria yang sudah memproduseri 17 film lokal itu.

Ekses negatif ini memang tidak diduga oleh Ody. Dan, pihak Maxima Pictures sebagai distributor dan rumah produksi film Menculik Miyabi harus menerima eskes negatif itu. Salah satunya, kantor mereka didemo oleh massa dari sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Ody pernah mengatakan, untuk melakukan kontrak dengan pihak manajemen Miyabi sangat tidak mudah dan butuh biaya besar. ”Sejumlah pembicaraan dan negosiasi kami lakukan hingga ke beberapa negara di mana Miyabi sedang berada. Nah, saat sudah ada lampu hijau, ternyata masalah datang. Seharusnya, orang tidak melihatnya dari satu sisi saja. Kenapa kesan porno itu yang selalu dimunculkan?" ujar pria yang pernah mendapat julukan sebagai produser khusus film horor ini.

Namun, semangat untuk tetap berkarya membuat film tampak jelas dari wajah dan suara lantang Ody. Pengalaman pernah mendapatkan cacian dari banyak orang tentang film horornya yang dinilai terlalu vulgar menampilkan lekuk tubuh wanita, membuat Ody yakin bahwa dia masih bisa membuat film yang lebih baik.

”Saat ini kami akan mengatur jadwal ulang kedatangan Miyabi dan persiapan proses produksi film Untuk Miyabi. Karena, kami tidak ingin masalah yang masih cukup hangat di masyarakat muncul lagi dan akhirnya mengganggu proses produksi. Hal ini pun mendapat tanggapan positif dari pihak manajemen Miyabi. Yang jelas, ini tetap jalan dan kami masih akan menentukan di mana lokasi terbaik untuk mulai syuting film berjenis komedi remaja ini. Dan, saya tegaskan kembali: tanpa ada adegan porno dan vulgar,” ujar Ody.

Kumpulan Foto-Foto Miyabi