Agar Blog Ini Dapat Berkembang Tolong Diclik Iklan Dibawa Ini

18 November 2009

Awan Berlafaz Allah Terlihat di Palopo

Mungkin ini peringatan bagi masyarakat Palopo. Agar senantiasa mengingat dan memanjatkan doa kepada Allah Yang Maha Kuasa. Pasalnya, Tuhan memperlihatkan kekuasaannya di Kota Palopo, Jumat kemarin.

Usai salat Jumat sekitar pukul 13.00 Wita, seorang anak berusia 12 tahun melihat awan berlafaz ''Allah'' di langit. Anak yang masih duduk di bangku kelas VIII (Rintisan Sekolah Berstandar Internasional SMPN 3 Palopo, melihatnya dari kompleks Perumahan Graha Jannah, Songka, Kec. Wara Selatan, Palopo.

Ia pun mengabadikan moment langka tersebut dengan menggunakan HP Nokia N70. Sekitar 10 menit berselang, awan tersebut berubah hingga tidak berwujud lagi. Arif Wijaya (Yayat), warga Graha Jannah Blok A4 No. 22 ini, yang pertama melihat awan berlafaz ''Allah''.

Ia langsung lari ke dalam rumahnya mengambil HP kemudian mengabadikan moment langka tersebut. Kejadian ini disaksikan pula sejumlah warga di Graha Jannah, termasuk orang tua Yayat, dan Imam Masjid Bani Graha Jannah Songka.

Yayat ketika ditemui di kediamannya siang kemarin, didampingi kedua orang tuanya, Haeruddin SP MPd (guru bahasa Indonesia SMAN 5 Palopo), dan Herni Spd (guru seni SMAN 3 Palopo. Ia mengatakan, melihat awan berlafaz ''Allah'' secara tidak sengaja.

''Saya pulang salat Jumat. Jalan dari masjid ke rumah sekitar 200 meter. Setelah di depan rumah, saya melihat ke langit dan melihat awan seperti tulisan Allah,'' kata Yayat kepada Palopo Pos sambil memperlihatkan foto di HP-nya.

Untuk diketahui, Yayat merupakan anak yang taat beragama. Meski usianya baru 12 tahun, tapi salatnya tidak kalah dari orang dewasa. Ia tidak pernah melewatkan salat lima waktu. ''Kalau subuh, salat di masjid terus,'' kata Haeruddin diamini Herni.

Kejadian ini, lanjut orang tua Yayat, mungkin peringatan bagi manusia akan kekuasaan Allah. Ia berharap, agar keajaiban yang baru saja terjadi di langit Palopo itu, merupakan pertanda baik. ''Musim kemarau ini khan cukup lama, kurang air. Mudah-mudahan dengan masuknya musim penghujan, membawa berkah bagi masyarakat Palopo,'' terang Herni.

Herni juga mengungkap, selama ini ia kurang percaya terhadap berita awan berlafas ''Allah''. Dia mengira berita dan gambar tersebut hasil rekayasa. ''Tapi setelah melihatnya secara dengan mata kepala, saya baru percaya dan semakin yakin bahwa Allah Maha Kuasa. Subhanallah,'' ujar Herni

Tidak ada komentar: